Gallery
Showing posts with label Pesawat tempur. Show all posts
Showing posts with label Pesawat tempur. Show all posts

Tuesday, June 14, 2011

Cara Kerja Teknologi Canggih Pesawat Siluman

Kemajuan zaman membuat teknologi dirgantara semakin pesat perkembangannya, pada saat ini ada tiga kubu kuat di dunia dengan teknologi pesawatnya yang sangat maju. Yang pertama tentunya Amerika serikat, kedua adalah Eropa dan yang terakhir adalah Russia. Ketiganya berlomba membuat pesawat tempur dengan teknologi yang lebih maju dari yang lainnya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9izYiee9DnnCfa6kPF3WRa0cYH0HVmr8_nDoj4RzYYIfiHIEG2GVirIR3WnhF-PyJLpD7TSU9_ncUsDWJkcjDkR286q0GTdB6flSLbGLy4JhcEgPeilKK16DgP1NybefQkhryaPsk_Jk/s400/b-2+spirit.jpg
Untuk urusan stealth yang memimpin tetap Amerika serikat, sedangkan Russia tak bisa diangap enteng dengan kelebihan-kelebihan manuvernya. Meskipun Amerika juga telah mengembangkan teknologi manuver yang tak kalah gesitnya dengan Russia seperti penerapan Thrust Vectoring, yang mana “knalpot” pesawat bisa berbelok-belok ke segala arah.tapi diantara semua teknologi tersebut yang akan dibahas disini adalah mengenai bagaimana pesawat mendapat julukan Stealth (indonesia: Siluman, bisa menghilang).
Pesawat siluman buatan Rusia
Ada beberapa pesawat mutakhir milik Amerika yang masuk kategori ini, yaitu pesawat F-117, F-22, JSF F-35, dan B-2. Untuk urusan Stealth sendiri bisa di akali pihak pabrikan dengan membuat design pesawat yang minus lekukan yang fungsinya adalah memperkecil sudut-sudut tajam yang bisa ditangkap oleh radar dan muncul pada RCS (radar cross section).
Selain itu ada pula pesawat-pesawat yang sudah agak uzur seperti F/A-18 Hornet (walaupun tidak benar-benar uzur karena telah mengalami upgrade lebih dari 30 persen) yang melapisi beberapa bagian pada pesawat nya dengan lapisan anti radar seperti pada ujung-ujung sayap utama dan bagian ruder nya.
Cara Kerja Pesawat yang Menggunakan Sistem Stealth (siluman)
Pada gambar diatas Sebuah pesawat F-117 dapat menghindari radar karena pada desain pesawat tersebut memiliki minus lekukan sehingga radar yang datang dari musuh akan di pantulkan sehingga yang muncul pada monitor RCS musuh hanyalah dot-dot (titik-titik) yang sangat kecil yang bisa dianggap sebagai gerombolan burung dan bukanlah pesawat yang sedang menyelinap.
Mirip cara kerja Burung Walet
Pesawat tanpa sistem stealth (siluman)
Gambar kedua ini adalah sebuah F-15 Eagle yang dalam desainnya banyak memiliki lekukan-lekukan tajam pada body nya sehingga dapat di tangkap oleh radar dengan baik dan muncul dalam monitor RCS sebagai dot-dot pesawat tempur yang menyusup. Mungkin seperti itulah gambaran mudahnya mengapa sebuah pesawat bisa lolos dari monitor pengawas musuh, namun begitu, pesawat F-117 ternyata memiliki kelemahan juga, pada saat konflik Yugoslavia, pesawat ini tertangkap radar dan tertembak jatuh oleh misil SA-3 SAM buatan Russia.
Ternyata jatuhnya pesawat itu pada saat bom bay nya (pintu bom) dalam keadaan terbuka sehingga mungkin sudut-sudut tajam itulah yang tertangkap oleh radar kemudian di seranglah dengan misil darat ke udara tersebut (surface to air missile).
Kesimpulannya, akan perlu penyempurnaan pada setiap generasi pesawat tempur, dengan penyempurnaan tersebutlah pihak suatu negara memperkecil jumlah korban jiwa yang berjatuhan.
Pesawat Siluman Buatan Amerika
Untuk mencapai ‘stealth’ ada 3 metode yang saat ini dikenal :
  1. Rekayasa bentuk (shape) seperti bentuk pada F117.
  2. Rekayasa material (Radar Absorbant Material) seperti pada U2 (generasi awal).
  3. Rekayasa teknologi lainnya : plasma stealth, efek pertama kali muncul di satelit sputnik Rusia, namun untuk pesawat sepertinya masih dirahasiakan.
Namun, ultimate goal nya stealth yang ingin dicapai selain tak tampak di radar, juga kasat mata (seperti bunglon) dan saat ini juga sedang dalam penelitian. Kalau tidak salah pernah muncul di acara TV National Geographic tentang hal ini, menggunakan teknologi laser dan rekayasa material untuk membelokkan cahaya yang seharusnya dipantulkan sehingga objek dibelakang benda menjadi tidak tampak (benda jadi transparan).
Seiring dengan waktu, teknologi radar pun berkembang untuk dapat mendeteksi pesawat stealth, antara lain radar ‘radio’, akustik, radar infra merah, radar thermal (panas), radar cuaca (setidaknya bisa mendeteksi tubulensi udara ketika pesawat melintas).

Tuesday, May 17, 2011

A2, Pesawat Futuristik Baru













The Reaction Engines A2, 2030

Inilah pesawat terbaru masa depan. A2.

Kecepatannya bukan lagi Supersonik seperti Concord, tapi sudah Hiper-sonik. Concord terbang dengan kecepatan Mach 2 (dua kali kecepatan suara). A2, terbang dengan kecepatan 5 kali kecepatan suara (Mach 5). Pesawat ini bahkan lebih cepat dari pesawat-pesawat tempur tercanggih saat ini, seperti F-16, dan F-22 ! (yang kecepatannya Mach 2).

Dengan pesawat biasa, dari Eropa ke Australia ditempuh dalam 22 jam. Dengan pesawat ini cuma memakan waktu 4,5 jam saja! Pesawat ini juga sangat Eco-friendly karena memakai bahan bakar Liquid Hydrogen. Yang bahan dasarnya dan keluarannya pada dasarnya adalah, Air. Benar-benar futuristik!

Perkiraaan waktu siap operasi ? 20-25 tahun lagi, 2030. Pesawat ini bisa mengangkut 300 orang, dan ongkosnya pun ditargetkan setara dengan tiket business-class standar, sekitar 4.700 Euro atau 6.900 Dollar

A2 tidak memiliki jendela. Pemandangan di luar yang spektakuler bisa dilihat dari televisi layar datar.

Note:

Mach 1 = 1 kali kecepatan suara.
Mach 5 = 5 kali kecepatan suara.
Supersonik = Mach > 1.0
Hipersonik = Mach > 5.0

Tuesday, April 19, 2011

Pesawat Tempur canggih


Eurofighter Typhoon
 
Su-37 terminator

Su-47 Berkut (prototipe)

F-15 Eagle

F-18 Super Hornet

Su-27 Flanker (Pesawat Tempur Indonesia sob !)

Dassault Rafale

Chengdu J-10
Shenyang J-11B